Jump to content
P2PLAY
loading...

admin

Administrators
  • Content Count

    1,535
  • Joined

  • Last visited

Community Reputation

0 Neutral
  1. General Manager Arema Ruddy Widodo (kanan) bersama MO Arema FC, Sudarmaji. (Foto: @aremafcofficial)Malang: Arema FC menunjukkan keseriusannya dengan menyodorkan pra-kontrak kepada mayoritas pemainnya. Upaya itu dilakukan untuk mempertahankan skuatnya pada musim 2019. General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan ada beberapa pemain yang kontraknya baru habis pada Januari dan Februari 2019. Oleh karena itu pihaknya menyodorkan pra-kontrak beberapa waktu yang lalu. "Sudah tanda tangan pra-kontrak dan terima uang muka sebelum kontrak habis Januari. Nanti kontrak aslinya habis, tanda tangan lagi. Jadi secara ikatan sudah ada," katanya. Baca: Polisi Bantu Berantas Mafia Sepak Bola, PSSI Tidak Akan Dibekukan FIFA Daftar pemain yang bertahan antara lain Jayus Hariono, Muhammad Rafli, Alfin Tuasalamony, Hendro Siswanto, Dendy Santoso, Johan Ahmad Farizi, Ridwan Tawainela, Ricky Akbar Ohorella, Utam Rusdiana dan lain-lain. Sementara itu, Sunarto dan Nasir masih belum menandatangani pra-kontrak. Untuk pemain lainnya masih memiliki sisa kontrak seperti Kurniawan Kartika Ajie, Arthur Cunha, Dedik Setiawan, Rivaldi Bawuo dan lain-lain. Adapun, Arema hanya melepas empat pemain saja. Keempat pemain yang tak diperpanjang kontraknya ialah Srdan Ostojic, Jefri Kurniawan, Israel Wamiau dan Purwaka Yudhi. Baca juga: Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata? "Bagas Adi Nugroho dan Hanif Sjahbandi keduanya ingin stay. Hanya saja sebelumnya Bagas mau pamitan sama kita. Tapi sudah dibujuk Hamka Hamzah sehingga mau bertahan," ungkapnya.. Namun, hingga hari ini hanya Makan Konate saja yang sudah dirilis oleh Arema. Ruddy mengaku upaya mempublish perpanjangan kontrak pemain asal Mali itu sesuai keinginan pemain. "Permintaan Konate khususnya agennya karena banyak sekali klub yang menginginkan dia. Jadi agar tidak terganggu, perpanjangan kontrak diekspos setelah selesai pertandingan terakhir lawan Sriwijaya," pungkasnya. Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga Video: ?Otak Atik Formasi di Tengah Badai Cedera <iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/0KvqMXYk" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe> View the full article
  2. General Manager Arema FC, Ruddy Widodo memberikan bocoran soal pelatih baru Arema (Foto: medcom.id/Daviq Umar)Malang: Trio pelatih asing Arema FC resmi dilepas oleh piham manajemen. Pelatih kepala, Milan Petrovic; pelatih kiper, Branislav Radojcic; dan pelatih fisik, Dusan Momcilovic dipastikan tidak lagi bersama Arema musim depan. General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengucapkan terima kasih kepada trio pelatih itu atas jasa mereka menukangi Singo Edan selama kurang lebih satu musim terakhir. "Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga. Keputusan ini atas saran beberapa asisten pelatih dan pemain. Akhirnya kami memutuskan kerja sama dengan Milan, Branislav dan Dusan," katanya. Baca: Presiden Diminta Turun Tangan Atasi Pengaturan Skor Sepak Bola Ruddy menjelaskan kontrak Milan sebenarnya telah berakhir pada 4 Desember 2018 lalu. Namun, pelatih asal Serbia itu ingin mendampingi Arema hingg kompetisi Liga Indonesia 1 selesai. (Trio pelatih yang dilepas Arema FC / Foto: @aremafcofficial) "Milan sendiri yang ingin sampai pertandingan selesai. Namun setelah itu kita putuskan untuk menyudahi kontrak pelatih dan asisten dari Balkan itu," ungkapnya. Setelah melepas pelatih, manajemen kini tengah mencari pelatih baru untuk menukangi Arema pada musim 2019. Pelatih tersebut rencananya tiba pada 10 Januari 2019. Baca juga: Suporter Timnas Minta Edy Mundur dari Ketum PSSI "Clue nya pelatih asing yang pernah melatih di Indonesia dan mengerti segala tentang kultur sepak bola di Indonesia. Pelatih baru ini tidak harus pernah melatih Arema sebelumnya," bebernya. Ruddy menambahkan untuk sementara ini Arema hanya mengincar pelatih asing saja. Sebab, dia mengaku timnya lebih cocok ketika dilatih oleh pelatih yang berasal dari luar negeri. "Diutamakan pelatih asing karena biasanya pelatih asing itu cara ngelatih mental dan pressurre-nya lebih kuat. Selain itu yang penting pelatih baru itu tahu kelebihan dan kekurangan tim ini," pungkasnya. Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga Video: ?Otak Atik Formasi di Tengah Badai Cedera <iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/0KvqMXYk" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe> View the full article
  3. Hamka Hamzah (kiri) bersama rekan setimnya saat merayakan gol ke gawang PSMS Medan di ajang Liga 1 2018 (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)Malang: Arema FC telah resmi melepas empat pemain dalam skuatnya. Keempat pemain tersebut tak diperpanjang kontraknya oleh Singo Edan untuk mengarungi kompetisi di musim 2019. General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan, keempat penggawa yang dilepas tersebut ialah Srdan Ostojic, Jefri Kurniawan, Israel Wamiau dan Purwaka Yudhi. "Keputusan ini berdasarkan rekomendasi tim pelatih dan murni alasan teknis," katanya. Baca: Suporter Timnas Minta Edy Mundur dari Ketum PSSI Ruddy menjelaskan sebelum timnya bertanding melawan Sriwijaya FC pada laga terakhir Liga Indonesia 1 2018, pihak manajemen Arema telah mengumpulkan beberapa pemainnya. Pemain yang dikumpulkan tersebut adalah pemain yang kontraknya habis pada bulan ini serta Januari dan Februari 2019. Baik pemain lokal maupun pemain asing. (Postingan instagram Arema) "Pemain-pemain yang kebetulan sudah habis kontraknya musim ini kami kumpulkan dan diajak nego. Kalau sudah deal di kontrak. Kita ingin mayoritas tim ini bertahan, biar harmoni tim terjaga," bebernya. Ruddy menambahkan tiga pemain yang dilepas karena tenaganya sudah tak diperlukan lagi dalam skuat Arema. Sedangkan, khusus Purwaka dilepas karena keinginan pemainnya sendiri. Baca juga: Presiden Diminta Turun Tangan Atasi Pengaturan Skor Sepak Bola "Kita ingin mayoritas tim bertahan dan semua pemain mayoritas ingin bertahan juga. Satu pemain yang pamitan Purwaka kerena ingin mendekatkan diri dengan keluarga," ungkapnya. Sementara itu, Ruddy menambahkan ada dua pemain yang belum berkomunikasi dengan pihak manajemen soal masa depan mereka. Yakni, Sunarto dan Nasir. "Mereka keburu pulang sehingga belum komunikasi. Lainnya sudah rata-rata bertahan di sini," pungkasnya. Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga Video: ?Otak Atik Formasi di Tengah Badai Cedera <iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/0KvqMXYk" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe> View the full article
  4. Eko Noer Kristiyanto (kiri), Emerson Yuntho (tengah), Ignatius Indro (kanan) saat menggelar diskusi terkait pengaturan skor di Indonesia (Foto: medcom.id/Gregorius Gelino)Jakarta: Peneliti hukum Kementerian Hukum dan HAM, Eko Noer Kristiyanto, yakin bahwa sepak bola nasional takkan dibekukan jika pemerintah, melalui kepolisian, turun tangan langsung untuk mengatasi kasus pengaturan skor. Menurutnya, pemerintah tidak mencampuri urusan teknis PSSI yang bisa menyebabkan sepak bola nasional dibekukan oleh FIFA seperti yang terjadi beberapa tahun lalu. "Dulu kita dibekukan karena Kemenpora mencampuri urusan teknis. Kalau ini sebaliknya, negara bisa masuk karena ada penyuapan jadi tidak kena hukuman FIFA," bebernya dalam acara diskusi di kantor YLBHI di Jakarta, Kamis (14/12), sore tadi. Baca: Suporter Timnas Minta Edy Mundur dari Ketum PSSI Menurut ketua Koalisi Anti Mafia Sepak Bola, Emerson Yuntho, kasus suap pengaturan skor telah memasuki ranah hukum nasional sehingga PSSI akan tetap berjalan meskipun kepolisian turun tangan langsung. "Kapolri harus turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini. Ini tidak bisa dikategorikan intervensi terhadap PSSI karena ini jelas pidana, ada indikasi pidananya," papar Emerson. Baca juga: Peneliti Kemenhumham: Pelaku Pengaturan Skor Bisa Dipidana Ia memberi contoh kasus di Tiongkok ketika ketua federasi dan pemain-pemainnya dipenjara karena terlibat dalam suap pengaturan skor. Karena itu, ia menilai bahwa campur tangan pihak luar, terutama kepolisian, sangat dibutuhkan. Kasus pengaturan skor kembali ramai diperbincangkan jelang berakhirnya kompetisi Liga Indonesia musim ini. Terutama di Liga 2. Dugaan muncul menyusul beredarnya beberapa video pertandingan yang terlihat janggal. Juga adanya pengakuan dari beberapa pihak yang mengaku sempat di lobi untuk melakukan praktik kotor tersebut. Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga Video: ?Otak Atik Formasi di Tengah Badai Cedera <iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/0KvqMXYk" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe> View the full article
  5. Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi diminta mundur dari jabatannya karena banyak janjinya tidak terpenuhi (Foto: ANTARA FOTO/Septianda Perdana)Jakarta: Ketua umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia, Ignatius Indro, mendesak ketua PSSI mundur dari jabatannya. Menurut Indro, Edy Rahmayadi tidak fokus menjadi ketua PSSI karena rangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Utara dan pengurus PSMS Medan. "Mungkin sudah saatnya memgganti ketua PSSI itu sendiri, karena saya pikir sudah tidak fokus menjalankan kepemimpinan PSSI dan juga tidak ada target yang tercapai oleh Edy Rahmayadi," ucap ketua umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia, Ignatius Indro, di kantor YLBHI di Jakarta, Kamis (14/12), sore tadi. Saat pertama kali menjabat Ketum PSSI, Edy memang sempat mengutarakan beberapa janji. Salah satunya membawa Timnas U-23 paling tidak menembus semifinal Asian Games. Juga membawa Timnas Senior menjuarai Piala AFF. Baca: Peneliti Kemenhumham: Pelaku Pengaturan Skor Bisa Dipidana Sayang, tak satupun jadi tersebut terealisasi. Timnas senior bahkan gagal total di Piala AFF karena tersingkir di fase grup. Hanya, Timnas U-16 yang sukses memberikan prestasi dengan menjuarai Piala AFF. Selain mandeknya prestasi timnas, kompetisi sepak bola Indonesia juga masih tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Kericuhan suporter yang berujung jatuhnya korban jiwa masih terus terjadi. Belum lagi soal kasus suap dan pengaturan sepak bola yang masih marak. Baca juga: Sanksi PSSI untuk Pelaku Pengaturan Skor Kurang Berat "Dari begitu banyak target, hanya Timnas U-16 saja yang bisa juara di Piala AFF U-16. Terutama juga masalah suap ini. PSSI tidak bisa membongkar pengaturan skor, ini berarti PSSI gagal menerapkan sepak bola yang profesional," tukasnya. Sepak bola Indonesia diguncangkan oleh skandal suap pengaturan skor. Exco PSSI, Hidayat, dijatuhi hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama dua tahun karena diduga terlibat dalam praktik pengaturan skor. Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga Video: ?Otak Atik Formasi di Tengah Badai Cedera <iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/0KvqMXYk" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe> View the full article
  6. Eko Noer Kristiyanto (kiri), Emerson Yuntho (tengah), Ignatius Indro (kanan) saat menggelar diskusi terkait pengaturan sepak bola di Indonesia (Foto: medcom.id/Gregorius Gelino)Jakarta: Ketua Koalisi Anti Mafia Sepak Bola, Emerson Yuntho, meminta agar Presiden Joko Widodo ikut turun tangan untuk mengatasi kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Menurut pria yang juga aktivis ICW ini, hukuman terhadap mafia pengaturan skor hanya bersifat administratif. "Kami mendorong tidak hanya Kapolri, tapi juga pak Jokowi harus turun tangan untuk melihat kembali persoalan ini dan mencari jalan keluar bersama," kata Emerson ketika ditemui dalam diskusi di kantor YLBHI Jakarta, Kamis (14/12), sore tadi. Baca: Gattuso: AC Milan Layak Tersingkir dari Liga Europa "Yang dilakukan Edy Rahmayadi lewat komdisnya hanya memberikan sanksi administratif, tapi tidak berupaya melakukan proses penegakan hukum," sambungnya. Exco PSSI, Hidayat, diduga terlibat kasus pengaturan skor Liga 2 antara PSS Sleman dengan Madura FC. Karena kasus tersebut, ia mengundurkan diri dari exco PSSI. Sementara komdis PSSI telah memberikan sanksi kepada Hidayat. Ia dilarang aktif dalam kegiatan sepak bola di Indonesia selama dua tahun. Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga Video: ?Otak Atik Formasi di Tengah Badai Cedera <iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/0KvqMXYk" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe> View the full article
  7. Sejumlah Bobotoh atau pendukung Persib Bandung melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/3). (ANTARA FOTO/Novrian Arbi) Jakarta: Peneliti hukum Kementerian Hukum dan HAM, Eko Noer Kristiyanto, sanksi yang diberikan komdis PSSI kepada anggota exco yang diduga terlibat dalam kasus pengaturan akor, Hidayat. Menurut dia, sanksi tersebut kurang berat. Menurutnya negara, melalui kepolisian, bisa menerapkan sanksi berdasarkan UU No. 11 tahun 1980 tentang tindak pidana suap. Pasalnya, selama ini kepolisian berkilah bahwa suap merupakan kasus tindak pidana korupsi (tipikor), bukan tindak pidana hukum pidana. Klik: Rute Konvoi Persija Jakarta, Start di GBK dan Finis di Balai Kota "Sanksi untuk Hidayat (exco PSSI yang diduga terlibat pengaturan skor), apapun motifnya, sudah bagus, sudah benar. Ini berarti federasi peduli, tapi itu belum cukup," ungkapnya dalam diskusi di kantor YLBHI di Jakarta, Kamis (14/12) sore tadi. "Kalau terbukti ada upaya suap atau suap terjadi, ya sudah silakan buka pintu lebar-lebar agar negara masuk. Jadi hukum nasional bisa diterapkan," tegasnya. Hidayat disanksi Komdis PSSI karena melakukan pengaturan skor di Liga 2 Indonesia 2018. Jenis sanksinya adalah dilarang beraktifitas dalam sepak bola Tanah Air selama tiga tahun, dilarang masuk ke stadion dan wajib membayar denda Rp150 juta. View the full article
  8. Peneliti Kementerian Hukum dan HAM, Eko Noer Kristiyanto. (Foto: Medcom.id/Lino)Jakarta: Skandal pengaturan skor sepak bola di Indonesia kian runyam. Padahal, negara ini memiliki dasar hukum yang kuat untuk membuat para pelaku jera. Peneliti Kementerian Hukum dan HAM, Eko Noer Kristiyanto, menjelaskan bahwa pemerintah bisa mengutus kepolisian untuk menginvestigasi kasus suap pengaturan skor. Itu dikatakannya karena negara punya undang-undang khusus yang mengatur masalah tersebut. Kendalanya saat ini, hanya sinergi pemerintah dengan induk sepak bola Tanah Air (PSSI). "Buka lebar-lebar hukum negara masuk, kepolisian dan kejaksaan karena contohnya sudah banyak. Calciopoli di Italia beres karena itikad baik dari FIGC (Federasi Sepak Bola Italia)," ungkap Eko dalam diskusi di kantor YLBHI Jakarta, Kamis (14/12/2018). Klik: Rute Konvoi Persija Jakarta, Start di GBK dan Finis di Balai Kota Ditegaskan Eko, undang-undang yang sangat relevan dalam tindak pidana suap olahraga adalah UU no. 11 tahun 1980. Jika terbukti melanggar, pelakunya tentu bisa dipidana. "Dalam kasus olahraga tentu tidak ada unsur kerugian negara. Karena itu, hukum yang tepat digunakan adalah UU no. 11 tahun 1980 dan itu pun masih berlaku," kata Eko. Eko berharap semua pihak yang terkait bisa mengambil pelajaran dari skandal pengaturan skor yang kerap terjadi hingga kini. Dengan begitu, sepak bola Indonesia bisa lebih sehat. "Jadikan ini momentum bagus agar negara berkolaborasi dengan PSSI," tutup Eko. View the full article
  9. Pemain Persija Jakarta berselebrasi usai keluar sebagai juara Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12/2018). Foto: Akbar Nugroho Gumay AntaraJakarta: Dalam rangka merayakan gelar juara Liga 1 2018, seluruh jajaran Persija Jakarta bakal menggelar pawai juara pada Sabtu 15 Desember. Sesuai rencana, konvoi akan dimulai dari Patung Panahan Stadion GBK dan finis di Balai Kota Jakarta. Pawai juara ini diselenggarakan mulai pukul 09.00 WIB sampai 11.00 WIB. Semua anggota tim Persija akan menaiki bus khusus yang disediakan Trans Jakarta. Bus dua lantai dengan atap terbuka itu memungkinkan para pemain menyapa atau bertatap muka langsung dengan fan di sepanjang jalan. Untuk rute pawai, start dari Patung Panahan Stadion GBK, kemudian keluar ke Jalan Asia Afrika. Setelah itu menuju arah FX, dilanjutkan dengan masuk ke Jalan Jenderal Sudirman. Dari jalan tersebut langsung lurus melewati Jalan MH Thamrin sampai Patung Kuda Bank Indonesia. Terakhir masuk ke Balai Kota. Puncak acara diselenggarakan di Balai Kota DKI Jakarta. Klik di sini: Daftar 32 Tim yang Lolos ke Fase Knockout Liga Europa "Untuk rute sesuai yang sudah kita konfirmasi lewat media sosial kita,"kata Media Officer, Eko Yudiono. "Rute terakhir kita di Balai Kota, Jakarta. Untuk agenda di sana kita bertemu pak Gubernur, Anies Baswedan hampir sama seperti kita pawai waktu juara Piala Presiden,"lanjutnya. Eko menambahkan, acara konvoi keliling kota Jakarta ini sebagai bukti kecintaan Persija kepada Jakmania dan seluruh pendukung tim Ibu Kota. "Konvoi ini sebagai tanda terima kasih kepada seluruh Jakmania dan sekaligus menyapa warga Jakarta yang selama 17 tahun menunggu Persija Jakarta dan akhirnya kita bisa juara,"tambahnya. Selama konvoi, Jakmania diminta tertbp dan menjaga nama baik Persija Jakarta. Video:Persiba Balikpapan Mencari Pelatih Baru View the full article
  10. Peluncuran buku terbaru Javier Zanetti (inter.it)Milan: Legenda Inter Milan yang kini menjabat sebagai wakil presiden klub, Javier Zanetti, meluncurkan buku teranyarnya. Buku yang diberi judul 'Vincere, ma non solo' yang berarti 'Menang, tapi Lakukan Lebih dari Itu' berisi tentang nilai yang ia dapat selama berkarier di Nerazzurri. "Buku ini berbicara tentang hidup saya dan bagaimana saya bertransformasi dari pemain menjadi direktur. Tapi secara keseluruhan, ini berbicara tentang nilai," ujarnya di laman resmi klub. "Saya mencoba membagikan nilai yang diajarkan inter kepada saya kepada tim ini dan khalayak luas," lanjut legenda hidup sepak bola Argentina ini. Baca juga: AC Milan Tersingkir dari Liga Europa Selama berkarier sebagai pemain, Zanetti hanya pernah membela tiga klub di hidupnya, yakni Talleres, Banfield, dan Inter. Pada 1995, ia merapat ke Inter dari Banfield sebagai transfer pertama mantan presiden Massimo Moratti. Sejak itu, pria 45 tahun ini melakoni 860 laga bersama Inter di semua kompetisi dan menorehkan 21 gol serta 13 assist. Ia merupakan pemilik caps terbanyak kedua bersama Timnas Argentina dengan 143 penampilan. Video: Kunjungi Indonesia, LA Galaxy Berikan Pelatihan dan Donasi View the full article
  11. Ridwan Kamil bersama penggawa Persib U-16 dan U-19. (Foto: medcom.id/Roni Kurniawan)Bandung: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan bonus kepada skuat Persib U-16 dan U-19 setelah berhasil meraih gelar juara liga musim 2018. Dua tim tersebut pun mendapat masing-masing Rp100 juta. Penyerahan bonus tersebut dilakukan langsung oleh Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat 14 Desember 2018. Pria yang akrab disapa Emil ini mengaku, bonus tersebut diberikan sebagai apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas perjuangan para pemain Persib U-16 dan U-19 meraih gelar juara. "Di mana ada kebanggaan oleh siapa pun yang memberikan berita baik terhadap psikologis di Jawa Barat patut diaparesiasi untuk bidang apapun juga. Jadi pembinaan Persib ini sangat positif tahun ini dan terbukti luar biasa, terbaik di Indonesia," ujar Emil. Emil menuturkan, sepak bola merupakan olahraga yang paling digemari oleh masyarakat Jabar. Begitu pun dengan Persib yang telah menjadi salah satu ciri khas dan kebanggaan Jabar. Baca: Bima Sakti Jalin Komunikasi dengan Persiba "Seniornya masih belum, tapi segitu sudah lumayan, dengan segala dinamikanya. Mudah-mudahan suatu hari akan terjadi prestasi rutin baik senior maupun junior," sambungnya. Emil berharap, prestasi tersebut mampu dipertahankan Persib dan berharap bisa meraih tiga trofi pada musim 2019 nanti yakni dari Persib U-16, U-19 dan senior. "Makanya tadi saya titip pesan, gunakan ilmu sport science untuk meningkatkan kualitas dan performa dari atlet atlet, kira-kira begitu," kata mantan Wali Kota Bandung ini. Sementara itu, sumber bonus yang diberikan terhadap Persib U-16 dan U-19 merupakan dari salah satu BUMD di Jabar yang mewakili ke Pemprov. Ia berharap, dengan bonus itu menjadi motivasi bagi pasukan Maung Ngora untuk lebih berprestasi. "Oleh karena itu Pemprov lewat bank BJB memberikan apresiasi masing-masing Rp100 juta rupiah untuk rasa sayang kepada prestasi yang ditorehkan, dan mudah-mudahan jadi inspirasi buat anak muda lainnya," pungkas Emil. Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga Video: Persiba Balikpapan Mencari Pelatih Baru View the full article
  12. Yaya Toure (AFP/OLI SCARFF)London: Manajer West Ham United, Manuel Pellegrini mengklaim, merekrut Yaya Toure bukan hal yang prioritas. Ia menilai saat ini timnya memiliki skuat yang memadai di lini tengah. Saat ini, Toure belum memiliki klub setelah meninggalkan Olympiakos dengan kesepakatan bersama pada awal pekan ini. Eks Manchester City itu hanya berkarier selama tiga bulan dan lima kali tampil di klub Liga Super Yunani itu. "Saya berbicara dengan Yaya pada awal musim. Yaya adalah pemain hebat, pemain top yang bermain di setiap bagian dari permainan," kata Pellegrini. "Saya tidak tahu apa yang terjadi dengannya di Yunani. Tetapi pada saat ini kami hanya memikirkan pertandingan berikutnya yang akan kami mainkan dan saya tidak ingin berbicara sampai akhir Desember tentang jendela transfer dan pemain mana yang kita butuhkan."tegasnya Klik di sini: Daftar 32 Tim yang Lolos ke Fase Knockout Liga Europa "Pada saat ini, saya tidak dapat menjawab pertanyaan Anda. Itu bukan prioritas karena dalam posisi itu kami sudah memiliki pemain."tambahnya. Sementara itu, Pellegrini juga menegaskan mantan gelandang Arsenal dan Manchester City, Samir Nasri masih berlatih dengan skuat West Ham. "Samir Nasri masih bekerja bersama kami sepanjang bulan ini. Sama seperti yang saya katakan dengan Yaya, kami hanya memikirkan tentang pertandingan daripada perubahan yang akan kami lakukan pada Januari," pungkasnya. Video:Persiba Balikpapan Mencari Pelatih Baru View the full article
  13. JordI Alba dan Alvaro Morata (AFP/CRISTINA QUICLER)Barcelona: Jordi Alba mendukung Alvaro Morata untuk bergabung dengan Barcelona. Ia mengaku senang jika Morata mau pindah ke Camp Nou. Baru-baru ini Morata kembali dikaitkan dengan klub La Liga Spanyol. Penyerang hasil binaan Real Madrid Junior ini disebut ingin kembali bermain di negara asalnya. Namun, bukan untuk kembali ke Real Madrid, Morata dikabarkan justru dikaitkan dengan rival abadi Los Blancos, Barcelona. Isu itu mencuat setelah Morata tak lagi menjadi pilihan utama bagi Maurizio Sarri. Kondisi ini membuat pemain berusia 26 tahun itu gerah. Morata kerap dikabarkan bakal hengkang pada bursa transfer Januari 2019. Di sisi lain, Barcelona memang disebut tengah membutuhkan striker untuk menjadi pelapis Luis Suarez. Klik di sini: Daftar 32 Tim yang Lolos ke Fase Knockout Liga Europa "Morata adalah pemain yang saya hargai, dia telah menjadi pemain top selama bertahun-tahun. Pada akhirnya, ini adalah keputusan klub jika mereka ingin mengontraknya atau tidak, seperti halnya pemain lain,"kata Alba. "Jika desas-desus itu benar, dia akan sangat disambut oleh saya dan seluruh pemain dan offcial tim,"tambahnya Musim ini, Morata memang belum menjadi andalan pelatih Maurizio Sarri sebagai ujung tombak Chelsea. Sejauh ini Morata hanya berhasil mencetak tujuh di semua kompetisi untuk The Blues musim ini. Video:Persiba Balikpapan Mencari Pelatih Baru View the full article
  14. Laurent Koscielny (AFP/ADRIAN DENNIS)London: Manajer Arsenal Unai Emery belum bisa memastikan Laurent Koscielny akan bermain atau tidak kontra Southampton pada lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu 16 Desember. Ia mengungkapkan, masih melihat perkembangan kondisi bek 33 tahun tersebut. Koscielny turun sejak menit awal Arsenal menaklukkan Qarabag usai pulih dari cedera achilles yang dideritanya sejak Mei tahun lalu. Ia baru ditarik keluar pada menit ke-72 dan posisinya kemudian digantikan Nacho Monreal. Meski telah pulih dari cedera, Emery mengaku tidak mau terlalu memaksakan untuk menurunkan Koscielny pada pertandingan berikutnya. Klik di sini: Daftar 32 Tim yang Lolos ke Fase Knockout Liga Europa "Pertandingan ini langkah bagus untuk Koscielny. Kami perlu mencari tahu besok atau Sabtu bagaimana dia akan merasakan setelah pertandingan ini untuk melihat apakah dia dapat membantu kami di lapangan pada hari Minggu,"kata Emery. "Bagus dia pulih dan dalam waktu yang baik. Setiap pendukung dan pemain senang. Dia bisa percaya diri lagi, mengambil ritme dan kemudian kami akan melanjutkan proses kami. Mungkin dia bisa bermain Minggu, tapi saya ingin menunggu untuk melihat kondisinya,"tambahnya. Kontra Qarabag adalah pertandingan pertama Koscielny bersama Arsenal musim ini. Defender 33 tahun itu pulih dari cedera achilles yang dideritanya sejak Mei tahun lalu. Cedera tersebut sempat membuatnya frustrasi dan akhirnya memutuskan gantung sepatu dari tim nasional Prancis. Video:Persiba Balikpapan Mencari Pelatih Baru View the full article
  15. Cristiano Ronaldo. (Foto: Fabrice COFFRINI / AFP)Bern: Young Boys secara mengejutkan mampu taklukkan Juventus pada laga pamungkas Grup H Liga Champions 2018--2019, Kamis 13 Desember dini hari WIB. Saat itu, mereka menang dengan skor, 2-1. Cristiano Ronaldo yang berstatus sebagai mega bintang tampil tak tergantikan di lini depan Juventus. Tapi, dia hanya bisa menyumbang assist ketika Paulo Dybala mencetak gol hiburan pada menit ke-80. Sebelum Dybala mencetak gol, Young Boys unggul dua gol lebih dulu lewat kontribusi Guillaume Hoarau. Gol pertamanya lahir dari tendangan penalti (menit ke-30), sedangkan gol kedua tercipta pada menit ke-68. Klik: Sinar Gelandang Muda City pada Laga Terakhir Penyisihan Grup Hasil laga kontra Young Boys tidak berpengaruh besar karena Juve tetap lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup. Terlebih lagi, Valencia juga berhasil menaklukkan Manchester United dengan skor, 2-1. "Sekarang, bagian terindah dari Liga Champions (fase gugur) bakal dimulai dan saya yakin kami siap menyambutnya. Saya menanggapinya dengan kalem karena tahu potensi tim ini dan diri saya sendiri," kata Ronaldo seusai laga kontra Young Boys di Stade de Suisse Wankdorf "Mungkin, saya bisa mencetak beberapa gol dengan mudah. Tapi, ini sepak bola. Kami harus mulai fokus menatap laga selanjutnya," tambah mantan penggawa Real Madrid tersebut Juventus belum mengetahui lawan selanjutnya karena UEFA baru menggelar undian babak 16 besar pada Senin 17 Desember mendatang. Sementara itu, Ronaldo sudah mencetak 11 gol dari 20 kesempatan bertanding pada musim ini. (Dailystar) View the full article
×